BAB I
PENGENALAN JARINGAN
1.1. Latar belakang dan sejarah jaringan
Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian
yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama-sama. Hal ini
terus berkembang hingga akir tahun 1950-an, jenis-jenis komputer mulai
bervariasi sampai terciptanya super komputer. Karena mahalnya harga perangkat
komputer, ada tuntutan bahwa sebuah komputer harus mampu melayani beberapa
terminal. Tuntutan inilah yang mendasari konsep distribusi proses berdasarkan
waktu, dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk aplikasi
pertama kali sebuah jaringan (Network) komputer. Pada system TSS
beberapa terminal terhubung secara seri kesebuah komputer host.
![]() |
||||||||||||
|
|
|||||||||||
|
|
|
||||||||||
Gbr. Time Sharing System
Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses
distribusi (Distributet Processing). Dalam proses ini beberapa komputer host
(server) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani
beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host.
Ketika ukuran komputer mengecil dan harga komputer
mulai turun serta konsep proses distribusi sudah matang, komputer dan
jaringannya sudah mulai digunakan untuk beragam aktivitas seperti menangani
proses bersama atau komunikasi antara komputer (Peer to peer System). Aktifitas
tersebut dilakukan tanpa melalui komputer pusat. Pada masa ini teknologi
jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Areal Network)
mulai berkembang. Demikian pula ketika internet diperkenalkan, sebagian besar
LAN yang berdiri sendiri sendiri mulai saling berhubungan dan membentuk suatu
jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan WAN (Wide Areal Network).
1.2. JENIS-JENIS JARINGAN
a.
LAN
(Local Area Network)
Merupakan
jaringan milik pribadi dalam sebuah gedung, sekolah atau kampus yang berukuran
hingga beberapa kilometer.
LAN
juga sering digunakan untuk menghubungkan komputer- komputer pribadi atau
Workstation dalam kantor atau pabrik-pabrik untuk memakai sumber daya atau
printer secara bersama-sama dan saling bertukar informasi
b.
MAN
(Metropolitan Area Network)
Merupakan
versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan tegnologi yang
sama dengan LAN.
MAN
dapat mencakup kantor-kantor atau perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga
sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi (swasta) atau
umum. MAN juga dapat menunjang data dan suara bahkan dapat berhubungan dengan
jaringan televisi kabel.
c.
WAN
(Wide Area Network)
Memiliki
jangkauan daerah geografis yang luas.WAN mampu melingkupi sebuah negara atau
bahkan benua. Jenis jaringan ini terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang
bertujuan untuk menjalankan program-program atau aplikasi pemakai.
d.
Internet
1)
Pengertian
Internet
Internet (Inter-Network)
adalah dua computer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan
computer hingga meliputi jutaan computer di seluruh dunia, yang saling
berinteraksi dan bertukar informasi
Jaringan
yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan
komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan.
Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan
standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Protokol
ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat
keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Sebuah
sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet
Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga
memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya. Sebuah sistem komputer yang terhubung
secara langsung ke jaringan memiliki
nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik
dengan format tertentu sebagai
pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.
Pengertian Intranet, Intarnet adalah jaringan komputer-komputer yang saling
tersambung digunakan suatusistem
organisasi. Misalnya: jaringan komputer-komputer PT. Telkom seluruh
Indonesia.Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satudengan yang lain,
persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas danseberagam
di internet.
2)
Sejarah
Internet
Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen
Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan
bagaimana dengan hardware dan software
komputer yang berbasis UNIX,
kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran
telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar
informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan
menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu
adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen
Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan
komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital
untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya
menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of
California, Santa Barbara, University of Utah, di
mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum
ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh
daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah
manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan
"ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti,
universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang
kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Sejarah internet Indonesia
dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih
dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama,
kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para
pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya
kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya,
terutama yang melibatkan perdagangan Internet.
3)
Manfaat
Internet
Dewasa ini, penggunaan internet
telah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi,
pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Pendeknya apa saja yang dapat
terpikirkan. Ada banyak manfaat yang bias kita dapatkan dari internet
diantaranya adalah sebagai berikut :
§ Informasi,
Dengan internet kita dapat mencari berbagai jenis informasi dari seluruh
belahan dunia, baik itu berupa berita (news) maupun informasi-informasi yang
lainnya. Sehingga dengan adanya internet kita bias mengetahui perkembangan
dunia luar karena informasi itu sangat berarti bagi hidup manusia.
§ Sumber Ilmu Pengetahuan,
Internet dapat digunakan sebagai sumber ilmu pengetahuan atau sember belajar
yang sangat luas dan bisa diakses kapan dan dimana saja. Dalam dunia pendidikan
di Indonesia, internet dijadikan media pembelajaran (E-Learning) untuk
mempermudah proses pembelajaran.
§ Pusat Bisnis dan Pedagangan
(E-Commerce), Internet juga berperan penting dalam
dunia ekonomi dan bisnis. Dengan hadirnya ecommerce, kegiatan bisnis
dapat dilakukan secara lintas negara tanpa pelakunya perlu beranjak dari
ruangan tempat mereka berada
§ TransaksiKeuangan,
Internet juga dimanfaatkan sebagai tempat untuk transaksi keuangan baik yang
dilakukan oleh bank maupun perusahaan-perusahaan lain.
§ Sarana / Media Komunikasi,
Internet dapat difungsikan sebagai sarana atau media komunikasi baik secara
lisan maupun tulisan. Seiring dengan perkembangan teknologi, internet juga
mendukung penggunaan video streaming.
§ Entertainment / Hiburan,
Internet juga memiliki fungsi sebagai sarana hiburan. Bagi yang berniat mencari
hiburan, internet menawarkan pilihan yang berlimpah. Dengan memanfaatkan game
server, seseorang dapat bermain game bersama lawan dari Negara lain
melalui jaringan internet. Pecinta musik juga semakin dimanja dengan hadirnya
klipklip MP3 maupun video berbagai format dari lagu-lagu favorit. Bagi yang
haus akan informasi dari dunia entertainment, internet adalah surga
dengan berlimpahnya situs-situs web para artis, baik nasional maupun internasional
§ Forum/Community/Jejaring Sosial,
Internet juga bias dimanfaatkan sebagai forum atau perkumpulan (Community) sehingga para pengguna
internet bias saling berdikusi maupun bertukar informasi, selain itu lewat
forum ini seseorang juga bias mencurahkan isi hatinya yang nanti akan
ditanggapi oleh para pengguna yang lainnya. Contoh dari community adalah Friendster,
facebook, Hi5, Live Connector, Twitter, etc
Dan
masih banyak lagi manfaat yang lainnya.
4)
Fasilitas-fasilitas
Internet
Internet menyediakan beragam
aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Setiap aplikasi
berjalan diatas sebuah protocol tertentu. Istilah "protokol" di
internet mengacu pada satu set aturan yang mengatur bagaimana sebuah aplikasi berkomunikasi
dalam suatu jaringan. Sedangkan software aplikasi yang berjalan diatas sebuah
protokol disebut sebagai aplikasi client. Berikut adalah
fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam internet.
1.
WWW
(world Wide Web)
WWW adalah kumpulan server web
dari seluruh dunia
yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi
untuk dapat digunakan bersama. WWW merupakan bagian yang paling menarik dari Internet.
Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya
berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.
Kegunaan ini tergolong masih baru
dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan
kumpulan dokumen
yang tersimpan di server web, dan yang server/peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia
yang terhubung menjadi satu
melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat
dengan format HTML (Hypertext
Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks
yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain.
Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut pranala. Dokumen
infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar,
mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa
disebut hipermedia.
Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW
adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling berpautan dengan menggunakan tautan
hiperteks. Dengan mengeklik link, maka para pengguna bisa berpindah dari satu
dokumen ke dokumen lainnya.
Web dapat diakses oleh perangkat
lunak web client yang secara populer disebut sebagai browser. Browser
membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam webserver melalui
protokol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Dewasa ini,
tersedia beragam perangkat lunak browser. Beberapa diantaranya cukup
populer dan digunakan secara
meluas, contohnya seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape
Navigator, Mozilla, maupun Opera, namun ada juga beberapa produk
browser yang kurang dikenal dan hanya digunakan di lingkungan yang terbatas.
Sebagai dokumen hypertext,
dokumen-dokumen di web dapat memiliki link (sambungan) dengan dokumen
lain, baik yang tersimpan dalam webserver yang sama maupun di webserver
lainnya. Link memudahkan para pengakses web berpindah dari satu halaman ke
halaman lainnya, dan "berkelana" dari satu server ke server lain.
Kegiatan penelusuran halaman web ini biasa diistilahkan sebagai browsing,
ada juga yang menyebutnya sebagai surfing (berselancar).
Seiring dengan semakin
berkembangnya jaringan internet di seluruh dunia, maka jumlah situs web yang
tersedia juga semakin meningkat. Hingga saat ini, jumlah halaman web yang bisa
diakses melalui internet telah mencapai angka miliaran. Untuk memudahkan penelusuran
halaman web, terutama untuk menemukan halaman yang memuat topiktopik yang
spesifik, maka para pengakses web dapat menggunakan suatu search engine
(mesin pencari). Penelusuran berdasarkan search engine dilakukan
berdasarkan kata kunci (keyword) yang kemudian akan dicocokkan oleh search
engine dengan database (basis data) miliknya. Dewasa ini, search
engine yang sering digunakan antara lain adalah Google (www.google.com) dan
Yahoo (www.yahoo.com).
2.
Elektronik
Mail (E-Mail)
Email atau kalau dalam
istilah Indonesia, surat elektronik, adalah aplikasi yang memungkinkan para
pengguna internet untuk saling berkirim pesan melalui alamat elektronik di
internet. Protocol yang umum digunakan dalam email ada 3 yaitu, SMTP, POP3 dan
IMAP
3.
File
Transfer
FTP merupakan salah satu protokol
Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini
untuk melakukan pengunduhan
(download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.
Protokol
standar yang digunakan untuk keperluan ini disebut sebagai File Transfer
Protocol (FTP). FTP umumnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk
kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan
internet. FTP juga dimanfaatkan untuk melakukan prose upload suatu
halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.Secara teknis, aplikasi
FTP disebut sebagai FTP client, dan yang
populer digunakan saat ini antara lain adalah Cute FTP dan WS_FTP, Aplikasi- aplikasi ini umumnya dimanfaatkan
untuk transaksi FTP yang bersifat dua arah (Active FTP) maupun satu arah (Fasive
FTP).
e.
Wireless
(jaringan tanpa kabel)
Jaringan
tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa
dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Saat ini jaringan tanpa kabel
sudah umum digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan
kecepatan akses yang lebih tinggi dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan
kabel.
1.3. TOPOLOGI JARINGAN
Topologi
adalah suatu cara menghubungkan suatu komputer dengan
komputer yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang banyak digunakan
saat ini adalah Bus, Token Ring dan Star
Network. Masing-masing topologi mempunyai ciri khas dengan kelebihan dan
kekurangannya masing-masing.
Server
adalah
komputer yang meyediakan fasilitas bagi workstation atau pengguna dalam
jaringan
a. Topologi Bus
Topologi Bus
menggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan.
|
|
|||||||
![]() |
||||||||
|
|
|||||||
|
Keuntungan
:
·
Hemat kabel
·
Layout kabel sederhana
·
Pengembangan jaringan atau
penambahan workstation dengan mudah
tanpa menggangu workstation lain.
|
Kerugian
:
·
Deteksi dan isolasi kesalahan
sangat kecil
·
Kepadatan lalu lintas pada jalur
utama
·
Bila terjadi kesalahan pada kabel
pusat, maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan.
|
b.
Topologi
Token Ring
Di
dalam topologiRing semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau
cincin.
Kelemahan
topologi ini adalah setiap node dalam
jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam
jaringan, sehingga jika terjadi gangguan pada satu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah
tidak terjadinya collision atau
tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node
bisa mengirim data pada suatu saat.
c.
Topologi
Star
Pada
topologiStar masing-masing workstation dihubungkan secara langsung
dengan server atau Hub.
|
Keuntungan
:
·
Paling fleksibel
·
Pemasangan/perubahan stasiun
sangat mudah dan tidak mengganggu jaringan lain
·
Kontrol terpusat
·
Kemudahan deteksi dan isolasi
kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
|
Kerugian
:
·
Boros kabel
·
Perlu penanganan khusus
·
Kontrol terpusat (Hub) jadi elemen kritis.
|
![]() |
1.4. IP ADDRESS (Alamat IP)
IP Address adalah
alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang
menggunakan protokol TCP/ IP. IP Address terdiri atas 32 bit angka biner yang
dapat dituliskan sebagai kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda
titik seperti 193.160.5.1 lihat tabel berikut:
|
Network
ID
|
Host
ID
|
||
|
193
|
160
|
5
|
1
|
IP
Address terdiri dari dua bagian yaitu Network
ID dan Host ID. Network ID menentukan alamat jaringan komputer sedangkan Host ID menentukan alamat Host (komputer, Router,Switch). Oleh
sebab itu IP Address memberikan alamat lengkap suatu Host beserta alamat jaringan dimana host itu berada.
Kelas-kelas IP Address
Untuk
mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP Address dibagi
dalam tiga (3) kelas seperti pada tabel berikut :
|
Kelas
|
Network ID
|
Host ID
|
Default Subnet Mask
|
|
A
B
C
|
xxx.0.0.1
xxx.xxx.0.1
xxx.xxx.xxx.1
|
xxx.255.255.255
xxx.xxx.255.255
xxx.xxx.xxx.255
|
255.0.0.0
255. 255.0.0
255. 255. 255.0
|
IP
Addres kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah Host yang sangat besar, Range IP 0.xxx.xxx.xxx – 127.xxx.xxx.xxx,
terdapat 16 juta IPAddres pada tiap
kelas A (xxx adalah variabel yang
bernilai 0 sampai 255). Cara membaca IPAddres
kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah :
Network ID : 113
Host
ID : 46.5.6
IP
Addres di atas berarti host nomor
46.5.6 pada network nomor 113.
|
0-127
|
0-255
|
0-255
|
0-255
|
|
Onnnnnn
|
Hhhhhhhh
|
Hhhhhhhh
|
hhhhhhhh
|
Bit-bit Network Bit-bit Host
IP
Addres kelas B biasanya dialokasikan
untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP Addres kelas B, Network
ID ialah 16 Bit pertama sedangkan Host
16 bit berikutnya. Cara membaca IP Addres
kelas B, misalnya 132.92.121.1 ialah :
Network
ID : 132.92
Host
ID : 121.1
Range network kelas
B dari 128.0.xxx.xxx-191.255.xxx.xxx memiliki 16 ribu network (64x256). Setiap Host
mampu menampung lebih dari 65 ribu Host
|
128-191
|
0-255
|
0-255
|
0-255
|
|
1Onnnnnn
|
Nnnnnnnn
|
Hhhhhhhh
|
hhhhhhhh
|
Bit-bit Network Bit-bit Host
IP
Address kelas C awalnya digunakan
untuk jaringan berukuran kecil (LAN) dengan Host
ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini bisa dibentuk sekitar 2
juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP Address. Range IP 192.0.0.xxx-223.255.255.xxx.
|
192-223
|
0-255
|
0-255
|
0-255
|
|
11Onnnnnn
|
Nnnnnnnn
|
Nnnnnnnn
|
Hhhhhhhh
|
Bit-bit Network Bit-bit Host
1.5. DOMAIN NAME SYSTEM (DNS)
Domain name system (DNS)adalah
suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau
internet ditrasnlasikan menjadi IP Address. Dalam pemberian nama, DNS
menggunakan arsitektur hierarki sebagai berikut :
a.
Root-level
domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai
tanda titik (.)
b.
Top
level domain : kode kategori organisasi atau negara,
misalnya .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai perguruan
tinggi, dll.
c.
Second
level domain :merupakan nama untuk organisasi atau
perusahaan, misalnya: microsoft.com, yahoo.com,
dll.
1.6. TIPE JARINGAN
Ada
2 tipe jaringan yaitu client-server dan
tipe jaringan Peer to peer.
1. Jaringan Cliend-Server
Server
adalah komputer yang meyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam
jaringan sedangkan Client adalah
komputer-komputer yang menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
Keunggulan :
·
Kecepatan akses lebih tinggi karena
penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh
satu komputer (server)
·
Sistem keamanan dan administrasi
jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai
administrator jaringan.
·
Sitem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan didalam
jaringan.
Kelemahan
:
·
Biaya operasional relatif lebih mahal
·
Diperlukan adanya satu komputer khusus
degan kemampuan lebih untuk dijadikan server
·
Kelangsungan jaringan sangat tergantung
pada server
2. Jaringan peer to peer
Jaringan
peer to peer adalah tipe jaringan
antara dua komputer dan sama-sama mempunyai fungsi sebagai server atau
workstation/client.

Gambar. Jaringan
Peer to peer
Keunggulan :
·
Antara komputer dalam jaringan dapat
saling berbagi pakai fasilitas yang dimilikinya.
·
Biaya operassional relatif lebih murah
·
Kelangsungan kerja tidak tergantung pada
satu server.
Kelemmahan :
·
Pencarian solusi masalah jaringan
relatif lebih sulit
·
Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan
jaringan client-server
·
Sistem keamanan jaringan diatur oleh
masing-masing user
·
Karena data jaringan tersebar di
masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup
harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.
1.7. PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER
LAN tersusun
dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software. Komponenhardware meliputi : Personal
Computer (PC), Network Interface card (NIC) dan kabel. Sedangkan komponensoftware meliputi : sistem
operasi jaringan, network adapter driver dan protokol jaringan.
1.
Personal
computer (PC)
Tipe PC dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk
kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu
mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat.
Di dalam jaringan tipe client-server, koputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus
memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan komputer lain
sebagai workstationnya,karena server akan bertugas meyadiakan fasilitas dan
mengelola operasional jaringan tersebut.
2.
Network
Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe BUS, ada beberapa tipe networkInterfaceCard (NIC) atau Network
card, yaitu ISA (Industry Standard Architecture) dan PCI (Protocol Control
Information). Saat ini tipe Bus PCI adalah jenis jaringan card yang
banyak digunakan.
3.
Pengkabelan
Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan
kabel yang menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lainnya. Seiring dengan
perkembangan teknologi, penghubung antar komputerpun mengalami perubahan
serupa. Hingga sekarang, tegnologi jaringan komputer bisa menggunakan tegnologi
kelas “museum” (seperti 10BASE2 menggunakan kabel coaxial) hingga menggunakan tegnologi “langit” (seperti laser dan
serat optik).
Pemilihan jenis kabel terkait erat dengan topologi
yang digunakan, penggunaan kabel yang tidak tepat dapat merusak NIC yang
digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat sehingga tidak mencapai
kemampuan maksimal.
Topologi jaringan dan jenis kabel yang umum
digunakan dalam jaringan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
|
Topologi jaringan
|
Jenis kabel yang umum digunakan
|
|
Topologi
Bus
Topologi
Ring
Topologi
Star
|
Coaxial, Twisted pair dan serat optik
Twisted pair dan serat optik
Twisted pair dan serat optik
|
Setiap
jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu dibuatlah
pengenalan tipe kabel. Ada tiga kabel yang dikenal secara umum, yaitu :
v Kabel
coaxial
v Serat
optik
v Twisted pair – UTP (Unshielded
Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair)
a)
Kabel
Coaxial
Ada dua jenis kabel coaxial yang dikenal yaitu Thick
coaxial cable(mempunyai diameter cukup besar) dan Thin coaxial cable(mempunyai
diameter lebih kecil).
Thick
coaxial cable
Kabel ini berdiameter 12mm dan menggunakan selubung
berwarna kuning. Kabel ini memiliki spesifikasi IEEE 802.3 10BASE5. Ada banyak
nama untuk kabel ini seperti, ethernet,
thick ethernet atau disingkat thicknet,
dan disebut juga yellow cable.
Thin
coaxial cable
Kabel ini berdiameter 5mm dan berwarna hitam atau
berwarna gelap lainnya dan digunakan pada transceiver
yang menggunakan output daya kecil. Kabel ini dispesifikasi menurut IEEE 802.3
10BASE2. Kabel ini juga dikenal sebagai thin
ethernet atau thinnet, bersifat
lebih fleksibel dan lebih ringan dibandingkan think ethernet.

Gambar. Kabel
Coaxial
Ciri-ciri umum kabel coaxial :
v Banyak
digunakan untuk LAN
v Mampu
menyediakan transfer data sebesar 10Mbps.
v Digunakan
untuk kabel RV, ethernet, ARCnet.
v Kabel
thick coaxial (10BASE5) digunakan
sebagai backbone jaringan dengan
rentang jarak 500m lebih.
v Jaringan
antar workstation menggunakan thin coaxial (10BASE2)
b)
Serat
Optik
Jaringan yang menggunakan serat
optik biasanya terdapat pada perusahaan besar. Hal ini disebabkan oleh
pemasangan jaringan yang sulit dan biaya invenstasi yang lebih besar. Namun
demikian jaringan yang menggunakan serat optik memiliki kecepatan pengiriman
data yang lebih tinggi dan tingkat kehandalan yang terjamin. Kecepatan
pengiriman data dengan kabel serat optik lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh
lingkungan.


Gmbr. Kabel Serat Optik Gmbr.
Kabel Serat Optik terbaru
c)
Twisted pair ethernet
Kabel Twisted
pair ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Shielded
Twisted Pair (STP) dan Unshielded
Twisted pair (UTP). STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung
pembungkus sedangkan UTP tidak memiliki selubung pembungkus. Koneksi kabel
jenis ini menggunakan konektor RJ-11 dan RJ-45.


Gmbr. Kabel UTP Gmbr.
Kabel UTP & STP
Kabel
UTP (khususnya CAT5/CAT 5E)
Kategori 5 atau 5e adalah tipe
kabel yang paling reliable dan
memiliki kompabilitas yang tinggi. Kabel ini disarankan untuk digunakan pada
kecepatan transfer 10 Mbps dan fast
ethernet (100Mbps) konektor yang biasa digunakan untuk kabel UTP CAT 5
adalah RJ-45.
Untuk koneksi komputer, dikenal dua tipe penyambung
kabel UTP ini yaitu Kabel Straight danKabel crossover dengan fungsi berbeda
untuk tiap jenisnya. Kabel Straight digunakan
untuk menghubungkan Client ke
hub/router, sedangkan kabel Crossover digunakan
untuk menghubungkan client ke client atau
dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.

Gambar konektor RJ-45
Kabel
Straight
Metode pengkabelan ini digunakan untuk menghubungkan
ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna. Sebenarnya urutan warna dari
masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standar internasional yang
digunakan untuk Straight kabel sebagai berikut :
OranyePutih
Oranye
HijauPutih
Biru
BiruPutih
Hijau
CoklatPutih
Coklat
Gambar
Susunan kabel Straight
Kabel
crossover
Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan
dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, misalnya koneksi antara PC ke
PC, atau Routher ke routher. Berikut konfigurasi pengkabelan/pemasangan
konektor RJ-45.


Gmbr.
Susunan kabel Crossover
Connection 1 connection 2
HijauPutih-Hijau OranyePutih-Oranye
OranyePutih-Biru HijauPutih-Biru
BiruPutih-Oranye BiruPutih-Hijau
CoklatPutih-Coklat CoklatPutih-Coklat
BAB II
MENGINSTAL
SOFTWARE JARINGAN DAN MENGOPERASIKANNYA
A. INSTALASI DAN KONFIGURASI LAN PADA
SISTEM OPERASI WINDOWS
Walaupun
secara fisik hardware telah dipasang (komputer dan NIC, pengkabelan, konektor,
hub,dll) tetapi jaringan komputer belum dapat difungsikan. Setiap perangkat
yang dipasang di komputer butuh driver yang harus diinstal dan perlu
dikonfigurasikan terlebihdahulu
1. Mengidentifikasi
komputer dalam jaringan
Komputer
dengan sistem operasi Windows XP yang terhubung dalam jaringan harus
menggunakan nama yang unik sebagai pengenal untuk menghindari tumpang tindih
dengan komputer lain. Pemberian nama komputer dapat dilakukan dengan mengikuti
langkah-langkah dibawah ini :
v Pilih
Star – controlPanel
v Klik
ganda icon system
v Klik
tab computername
v Masukan
deskripsi komputer, nama komputer dan workgroup untuk komputer yang akan
digunakan
v Jika
ingin mengganti nama komputer yang telah ada, klik tombol Change
v isikan
nama baru pada kotak Computername
v Klik
OK
2. Pengaturan
TCP/IP
Langkah
– langkah mengaktifkan NIC :
v Klik
Star – ControlPanel
v Klik
ganda Icon NetworkConnections
v Klik
kanan pada icon NIC, selanjutnya klik Enable
Untuk dapat berkomunikasi dalam jaringan, komputer
harus mempunyai alamat protokol. Transmission Control Protocol (TCP)/
internet Protocol (IP) harus dikonfigurasikan terlebihdahulu agar
komputer dapat berkomunikasi di dalam jaringan. IP Address harus unik (berbeda dengan komputer lain sedangkan Subnet Mask digunakan untuk membedakan Network ID dari Host ID.
Prosedure
yang dilakukan untuk mengisikan IP address adalah sebagai berikut :
v Klik
tombol Star – ControlPanel – Connection
v Klik
kanan icon jaringanmu, lalu klik Properties
v Pada
jendela LocalAreaConnectionProperties,
klik item InternetProtocol (TCP/IP). Kemudian klik tombol properties
v Pada
jendela InternetProtocol (TCP/IP)properties, kamu akan memperoleh dua pilihan mengisikan alamat
IP
B. MENGUJI JARINGAN
Setelah
proses instalasi dan konfigurasi sistem jaringan (baik hardware maupun
software) selesai, maka perlu dilakukan pengujian terhadap jaringan tersebut.
Hal ini dilakukan untuk melihat apakah instalasi telah dilakukan dengan benar.
Untuk
mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan telah terpasang dengan
baik, utilitas Ping dapat digunakan.
Gambar utilitas
ping
Gambar diatas menunjukan hasil eksekusi perintah ping Localhost berupa pesan jawaban Reply
from 192.160.1.10 dengan besar data berukuran 32 bytes dengan waktu kurang dari 1 milidetik. Data ini menunjukan bahwa perintah untuk menghubungkan
ke localhost dapat berjalan dan
diterima dengan baik. Namun jika ping dilakukan
untuk nomor IP yang tidak dikenal, maka akan dikeluarkan pesan Request time out
C. PENGERTIAN DAN MANFAAT SHARING
DEVICE
Sharing
device adalah proses pemakaian bersama perangkat komputer
dalam suatu jaringan. Contoh yang paling umum adalah sharing printer, yaitu
satu printer dapat digunakan oleh semua komputer yang tergabung dalam suatu jaringan.
Fasilitas
Sharing dapat menghemat waktu,
tenaga, biaya dan sumber daya. Dengan fasilitas sharing printer kamu dapat
mencetak dokumen langsung dari komputermu, walupun komputer terpasang pada
komputer lain.
Kamu
juga tidak perlu mengopi file ke flash
atau CD untuk memindahkan file ke komputer lain. Melalui fasilitas sharing folder,file dari suatu komputer
dapat dikopi langsung ke komputer lain dalam suatu jaringan. Hal ini dapat
menghemat waktu dan biaya operasional.
D. MELAKUKAN SHARING FOLDER DAN PRINTER
1.
Sharing Folder
Untuk
melakukan sharing folder lakukan langkah berikut :
Ø Tentukan
folder yang akan di-Share
Ø Buka
windowsexplorer, caranya klik kanan
pada tombol star – explorer
Ø Klik
kanan pada folder – Properties – pilih
tab Sharing
Ø Pilih
kotak share this folder on the network dan
ketikkan nama share-nya sesuai dengan
keinginan.
Ø Jika
proses share folder sukses, maka pada folder yang di-Share akan terdapat gambar
“tangan” yang menandakan folder tersebut di-share.
2.
Sharing Printer
Untukmelakukan Sharing printer, lakukan
langkah-langkah berikut :
Ø Buka
jendela Printers and fax dengan cara
mengklik tombol Start-Setting -Printers
and fax
Ø Tentukan
printer yang akan di-share.
Ø Klik
kanan pada printer yang dimaksud, kemudian pilih Sharing...
Ø Selanjutnya
akan muncul jendela PropertiesPrinter
Ø Pilih
share this printer dan masukan nama share-nya sesuai keinginan.
Klik OK. Jika
sharing printer sukses, maka tampilan
ikon Printer akan terdapat gambar “tangan” sehingga printer sudah berhasil
di-share dan sudah dapat digunakan pada jaringan.



